Sabtu, 29 Maret 2008

Arcview : GIS for Everyone

Perangkat lunak Arcview GIS merupakan salah satu perangkat lunak Sistem Informasi Geografis (SIG) yang terkemuka hingga saat ini. Dengan perangkat lunak ini, pengguna dapat melakukan proses-proses seperti visualisasi, meng-explore, membuat query, dan menganalisa data geografis beserta atributnya.
Perkembangan kebutuhan manusia beserta kemajuan di bidang computer dan teknologi informasi telah memicu perluasan fungsionalitas di bidang perangkat lunak desktop tak terkecuali Arcview. Fungsionalitas Arcview telah ditingkatkan dari sekedar perangkat lunak SIG desktop dan mapping biasa (standar) yang diimplementasikan sebagai ekstension.
Sejak tahun 1996, ESRI telah merilis Arcview GIS versi 3.0 yang mulai memperkenalkan konsep extension. Dengan extension, para pengembang beserta pengguna dapat menambahkan aplikasi-aplikasi ke dalam Arcview. Selain itu dengan extension pula, para pengembang dapat memodularkan fungsionalitas perangkat lunak Arcview. Dengan demikian Arcview kemudian dikenal sebagai sebuah tool yang bersifat unversal karena mampu mengakses semua tipe data geografis (baik format raster maupun vektor).
Extension pada Arcview secara garis besar dapat dibagi menjadi dua kelompok besar. Pertama yaitu core extension yang terikat atau hadir secara otomatis bersama dengan modul standar perangkat lunak Arcview versi yang bersangkutan. Extension ini dikembangkan oleh pihak yang sama dengan pengembang perangkat lunak Arcview (modul standar). Sedangkan yang kedua adalah optional yaitu extension yang hadir jika terlebih dahulu di-instal pada saat diperlukan oleh pengguna. Extension ini dikembangkan oleh pihak yang sama dengan kelompok pertama, pengguna atau pihak ketiga yang menyediakan extension-nya untuk kepentingan komersil ataupun non-profit (gratis).
Oleh karena itu Arcview dapat memberikan lingkungan operasi dan pengembangan yang sangat fleksibel sehingga mendorong perluasan penggunaan perangkat lunak Arcview GIS di berbagai bidang. Pustaka ESRI mencatat tidak kurang dari 57 bidang aplikasi dimana Arcview GIS berperan aktif di dalamnya, diantaranya advertising, agriculture, banking, bisnis, crime analysis, forestry, military dan sebagainya. Dengan demikian tidak heran jika kemudian banyak artikel yang menyebutkan Arcview sebagai ”GIS for Everyone”.

Tidak ada komentar: